Senin, 21 Mei 2012

Rangkuman Isi Buku Non Fiksi




IDENTITAS BUKU

Judul                          : Kupu-Kupu ~Metamorfosis~
Original Spanish Title   : La Mariposa
Penulis                        : —- Tidak Tertulis —-
Alih Bahasa                 : Novida R. Gultom
Penerbit                      : PT Elex Media Komputindo
Tahun terbit                 : 1996

RINGKASAN
Kupu-kupu termasuk seekor serangga,sejenis dengan lalta,capung,lebah,dan kumbang. kupu-kupu dapat bertempat tinggal dimana saja asalkan tempatnya tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas,tentunya kupu-kupu di setiap tempat berbeda seperti, kupu-kupu di Amerika Serikat berbeda dengan kupu-kupu di Asia.
Kupu kupu mengalami metamorfosis yang berarti perubahan fisik sang kupu-kupu. kupu-kupu dibedakan menjadi dua bagian yaitu Diurnal dan Nokturnal. Diurnal adalah kupu-kupu yang aktif di siang hari dan mempunyai antena halus yang ujung nya menerupain tongkat. sedangkan Nokturnal adalah kupu-kupu yang aktif di malam hari dan mempunyai bentuk peraba yang tidak halus. Contoh kupu-kupu Diurnal adalah kupu-kupu Ngengat Macan, sedangkan contoh kupu-kupu Nokturnal adalah Ngengat Sphinx. berikut penjelasan tentang Metamorfosis yang terjadi pada kupu-kupu :
Telur ~> Ulat ~>Kepompong ~> Kupu-kupu dewasa.
Kupu adalah hewan penghisap Nektar tetapi ada beberapa dari mereka yang tidak makan Nektar melainkan memakan tepung sari.
Saya juga baru tahu bahwa ada kupu-kupu yang tidak makan, karena ada kupu-kupu yang hanya hidup selama beberapa jam, dan mereka harus mencari pasangan. kupu-kupu betina harus bertelur. Umumnya, mereka tidak makan dengan baik sebab mereka yang tidak mempunyai tabung spiral hanya mengisap nektar yang mengandung lemak dan protein yang di butuhkan untuk pertumbuhan. kupu-kupu yang memiliki probosis sangat pendek tidak pernah mengisap sari bunga. mereka hidup dari persediaan makanan yang dikumpulkan saat menjadi ulat.  Tabung pencernaan nya pun mereka tidak gunakan melainkan untuk menjadi kantong udara agar mereka bisa terbang. kupu-kupu juga tidak tumbuh. makanan yang dimakannya digunakan untuk memperoleh energi sewaktu bereproduksi dan terbang.
Kupu-kupu dapat mempertahankan diri dari serangan musuh. Salah satu caranya adalah karena bentuknya yang kecil dan tak terlihat sampain yang besar yang tampak untuk diserang. sedangkan ulat dilindungi sisik yang berbulu penyengat atau dengan menggunakan gerakan mengancam, seperti ngengat rajawali di atas tumbuhan merambat untuk mengusir penyerangnya.
Warna beberapa jenis kupu-kupu yang aposematik memperingatkan musuhnya (burung atau kadal) bahwa mereka memiliki rasa yang tidak enak dan beracun. ulat juga bisa menakut-nakuti musuhnya dengan cara membesarkan bagian depan tubuhnya.
Kupu-kupu Diurnal dan Nokturnal memiliki cara berbeda untuk menemukan pasngan hidupnya. Untuk kupu-kupu Diurnal menggunakan warna kulitnya untuk menarik perhatian si lawan jenis. Sedangkan kupu-kupu Nokturnal menggunakan indra penciumannya untuk mengenali Feromon yang dikeluarkan pasangannya.
Biasanya kupu-kupu betina mengeluarkan Subtansi yang berbau dan kupu-kupu jantan mendekteksi menggunakan antenannya yang berkembang dengan baik. Kupu-kupu betina menarik perhatian pejantan dengan mengeluarkan Subtansi ketika mereka mencari tempat untuk bertelur. Dengan cara ini mereka tidak mebuang waktu untuk mencari pejantannya terlebih dahulu. Tanda pengenal ini digunakan sebab ia tidak meninggalkan jejak bagi musuhnya. Hanya pejantan dari spesies yang sama yang dapat mengenalinya dan daya tarik ini sangat tahan lama.
Kupu-kupu yang menguntungkan manusia seperti Ulat Sutra. sejarahnya adalah seperti berikut, Ulat Sutra adalah kupu-kupu yang menguntungkan manusia.
 Bangsa Cina telah mengetahui selama berabad-abad cara mengekstrasi benang sutra dari kokon ulat ini. Bertahun-tahun sebelumnya kaisar merahasiakan cara membuatnya sampai kemudian ada dua orang musafir yang mengetahui dan membawa beberapa telur dengan menyembunyikan nya di dalam tongkatnya ke luar negri dari negri Cina. Ulat kupu-kupu ini menetas pada musim semi dan selama empat bulan hanya makan dedaunan murbei, Sutranya tidak akan berkualitas jika mereka makan daun selada. Bila periode ini berakhir mereka membuat kokon sutra dan di dalamnya berubah menjadi kepompong. Untuk mendapatkan sutra, mereka harus mengorbankan kepompong sebelum kupu-kupu keluar dari kokon sebab jika kokon pecah, tidak dapat digunakan untuk membuat sutra.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar